Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Kamis, 26 Februari 2015

Tentang Saya

Nama : Fadillah Muhaddasin Maufi
Panggilan : Fadil
Tempat/Tgl Lahir : Pasaman 1 April 1999
Hobi : Sepak Bola,Jogging

Pesawat Tanpa Awak Tercanggih Inggris Lulus Uji Terbang

LONDON, SATUHARAPAN.COM - Sebuah pesawat tanpa awak yang dikabarkan menjadi pesawat dengan teknologi paling canggih yang pernah dibuat di Inggris lulus uji terbang pertamanya, kata kepala militer, hari Rabu (5/2).
Pesawat Taranis yang sangat dirahasiakan senilai 185 juta pound (sekitar Rp 3,62 triliun) tersebut, dinamai seperti dewa petir Celtic, melakukan uji terbang di sebuah lokasi yang dirahasiakan, diyakini di gurun Australia, pada Agustus tahun lalu, ungkap Kementerian Pertahanan dalam sebuah pertemuan di London.
Pesawat itu didesain dan dibuat oleh BAE Systems, Rolls-Royce, GE Aviation dan QinetiQ, berkerja bersama staf militer Kemenhan dan didanai oleh pemerintah dan industri pertahanan Inggris.
Pesawat tanpa pilot tersebut pertama kali disingkap BAE dalam sebuah upacara mewah pada 2010, namun sejak saat itu disembunyikan.
Nigel Whitehead, direktur pengelola grup BAE Systems, menyebut Taranis sebagai “puncak keahlian teknik Inggris”.
Menurut laporan, Taranis terbang lebih cepat dari kecepatan suara dan merupakan prototipe untuk stealth tanpa awak pertama Inggris, yang akan dioperasikan pada 2030.
Philip Dunne, menteri perlengkapan, dukungan dan teknologi pertahanan, menyebutnya “sistem udara tercanggih yang dibayangkan, didesain dan dibuat di Inggris”.
“Taranis memberikan pengetahuan penting yang akan membantu membentuk kemampuan pasukan bersenjata masa depan dalam beberapa dekade mendatang,” kata dia menambahkan. (AFP)

Mobil Tata Surya Pertama Di Asia Tercipta Dari Printer 3D

Mahasiswa di Nanyang Technological University (NTU) membangun mobil pertama mereka dengan energi penggerak bersumber dari tata surya.
mobilwow - WOW ! Mobil Tata Surya Pertama Di Asia Tercipta Dari Printer 3D
Pada suatu masa mendatang kendaraan dengan konsep hijau (green) akan bermunculan di berbagai penjuru dunia. Kita mengenal Tesla dengan mobil listrik mewahnya, lalu ada Toyota, Nissan dan Hyundai yang juga mengeluarkan produk mobil ramah lingkungan.
Terakhir, perusahaan baru dan berkembang asal Amerika bernama Local Motor dengan produk mobil cetak 3D-nya tetapi kini kabar baru datang dari sekumpulan mahasiswa di Nanyang Technological University (NTU) yang membangun mobil pertama mereka dengan energi penggerak bersumber dari tata surya atau matahari.
mobilwow - WOW ! Mobil Tata Surya Pertama Di Asia Tercipta Dari Printer 3D
Mereka menyebut mobil ciptaannya dengan NTU Venture (NV) 8. Secara desain, fisik NV8 menghadirkan penampilan futuristic, didukung bodi yang dicetak melalui mesin cetak 3D serta disokong oleh kerangka karbon. Sedangkan, desainer menempatkan beberapa panel surya untuk “menyerap” sinar matahari lalu dikonversikan menjadi daya penggerak roda.
Top speed yang mampu dihasilkan NV8 mencapai sekitar 60 km / jam (37 mph). Tergolong lambat untuk ukuran mobil listrik, Hmm. Tapi ingat, NV8 diciptakan bukan untuk digunakan di jalan bebas hambatan melainkan untuk mobilitas di area dalam kota yang notabenenya, memiliki batas kecepatan tertentu.
mobilwow - WOW ! Mobil Tata Surya Pertama Di Asia Tercipta Dari Printer 3D
Interior tampil sederhana dan terbuat dari material plastik. Namun, para desainer dan insinyur mengatakan mereka tetap menciptakan kenyamanan bagi pengguna walaupun hadir dengan nuansa sederhana.
"Kami sangat bangga telah mampu merancang dan merakit mobil listrik dengan proses produksi mengunakan mesin cetak 3D, dan mungkin ini merupakan yang pertama di Singapura serta di Asia," kata Prof Ng.
Tidak hanya satu mobil listrik yang terlahir dari NTU, namun pada level berbeda terdapat NV9 yang merupakan mobil dengan konsep single seater, toga roda. NV9 hadir dengan sangat memerhatikan lingkungan dan nilai efisiensi. Wow! Mantab. (Ristu)

Smartphone Android Outdoor dengan Baterai Sel Surya siap Rilis di Ajang MWC 2015

Brand handphone Kyocera mungkin kurang terdengar gaungnya di tanah air. Namun perusahaan asal Jepang ini mempunyai produk handphone Android yang biasanya ditujukan untuk para petualang. Dan, di ajang Mobile World Congress (MWC) 2015 nanti, Kyocera pun akan memunculkan produk smartphon eyang menarik.
Kyocera mengungkapkan kalau produk menarik tersebut adalah sebuah smartphone yang dilengkapi dengan teknologi Wysips Crystal. Teknologi ini memungkinkan smartphone untuk bisa melakukan pengisian baterai pada saat ada sumber cahaya yang mengenainya. Dan keberadaan teknologi ini tidak akan terlalu mengganggu performa ataupun desain dari smartphone.
wysips

Rabu, 25 Februari 2015

Meninggalkan Charger di Posisi Terpasang ke Listrik, Apa Dampaknya?

Membiarkan ponsel terhubung ke charger semalaman sepertinya sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Padahal waktu pengecasan paling hanya butuh 2-3 jam saja. Lalu, berapa banyak listrik yang terpakai jika ponsel kita diamkan dicas sampai pagi? Dan bagaimana jika charger dibiarkan terhubung ke listrik tanpa ponsel?

Menurut profesor Cambridge David MacKay seperti dikutip dari Techradar, jika Anda mencabut charger bila tidak sedang digunakan dan dilakukan lebih dari satu tahun, berarti Anda akan menyimpan jumlah energi yang sama yang diperlukan untuk mandi dengan air panas dengan pemanas listrik.

Dengan kata lain, Anda tidak mengkonsumsi banyak listrik dengan meninggalkan charger tercolok. Profesor MacKay mengatakan, Obsesi mematikan charger telepon seperti mengangkat Titanic dari dalam laut dengan sendok teh. Matikan saja, tapi perlu diketahui bahwa itu tidak berpngearuh banyak." Jika Anda menghubungkan ponsel ke charger, jumlah energi yang digunakan akan meningkat, tapi masih tetap relatif rendah.

Sebuah di 2012 yang dilakukan oleh Lawrence Berkeley National Laboratory mengungkapkan bahwa charger yang terpasang menggunakan rata-rata 0,26 watt. Ketika telepon terhubung ke pengisi daya, jumlah rata-rata listrik yang digunakan naik menjadi 3,68 watt. Setelah telepon telah terisi penuh, angka itu turun ke 2.24 watt. Untuk rumah tangga rata-rata, penelitian menunjukkan biaya rata-rata 5,30 dolar AS (sekitar Rp60 ribu) untuk mengisi smartphone per tahun.

Meski begitu, tidak baik membiarkan ponsel terlalu lama dicas setelah terisi penuh. Kebiasaan ini dapat menyebabkan baterai ponsel Anda lebih tidak tahan lama. Baterai lithium ion, seperti yang banyak digunakan oleh smartphone, tidak terisi 100% dalam jangka waktu yang lama. Para ahli mengatakan bahwa untuk kelangsungan hidup baterai yang optimal, Anda harus menggunakan baterai dalam jangka waktu yang singkat, dan kemudian cas juga dalam waktu yang singkat. Seperti halnya menyarankan untuk melakukan jalan pendek daripada lari jarak jauh. (*)

Sumber: TechRadar